Menteri BUMN Erick Thohir Mendukung Audit


Rilidigital.com, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir Dukung Audit Pasca Serangan Siber PDNS 2, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir dukung investigasi audit di kementeriannya untuk mengungkap detail baru pelaku di balik serangan siber di Pusat

Data Sementara Nasional 2 (PDNS 2) yang melibatkan Telkomsigma, anak perusahaan BUMN. perusahaan telekomunikasi, Telkom Indonesia.

“Saya mendukung investigasi audit, namun saya menahan diri untuk tidak terlibat dalam politik.

Saya profesional dan mengadvokasi pemecatan oknum koruptor dan tidak kompeten, kata Thohir kepada wartawan di kawasan Kota Tua, Jakarta, Rabu.

Thohir menegaskan kesiapannya memecat pegawai kementerian yang terbukti lalai terkait tudingan Telkomsigma.

“Kami mendukung penuh upaya ini, dan siapa pun yang terbukti tidak kompeten akan diberhentikan,” kata Thohir.

Tindakan menteri tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menyelesaikan dan menghilangkan serangan ransomware yang terjadi baru-baru ini di PDNS 2.

“Baru-baru ini Dirjen Komunikasi dan Informatika mengundurkan diri, dan saya mendukungnya

Pendekatan yang dilakukan Pak Hadi Tjahjanto adalah memperbaiki segala kekurangan sesuai arahan presiden, tambahnya.

Semuel Abrijani Pangerapan, mantan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika,

mengundurkan diri menyusul adanya pelanggaran yang cukup mengganggu pelayanan publik, khususnya pelayanan keimigrasian.

Data PDNS 2 yang telah dibobol tetap tidak dapat digunakan dan dipulihkan, namun layanan pemerintah yang terkena dampak telah kembali beroperasi.

Mantan pegawai Lintasarta diduga bertanggung jawab atas pembobolan data tersebut,

Namun induk perusahaannya, Indosat, memastikan sosok tersebut tidak lagi dipekerjakan Lintasarta mulai tahun 2021.

Server yang terkena dampak adalah pusat data nasional sementara nomor 2,

sedangkan anak perusahaan Indosat, Lintasarta, mengelola fasilitas nomor 1, jelas perusahaan.

Sebelumnya, Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengungkapkan kelalaian pegawai Telkomsigma menyebabkan sistem PDNS 2 di Surabaya bocor.

Menteri BUMN Erick Thohir Dukung Audit Pasca Serangan Siber PDNS 2

Reza Permana Topobroto, Vice President Legal and Compliance Telkomsigma, mengatakan pihaknya bekerja sama penuh dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memulihkan data pemerintah yang disusupi dan memulihkan layanan.

Kelompok peretas Brain Cipher, yang bertanggung jawab atas serangan tersebut, mengumumkan rencana untuk merilis kunci dekripsi untuk data yang diretas.

Mereka awalnya meminta uang tebusan sebesar $8 juta tetapi kemudian berjanji untuk memberikan kunci secara gratis.

Brain Cipher meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas gangguan yang ditimbulkan, dan menegaskan bahwa penyerangan tersebut tidak bermotif politik.


Tampilan Postingan: 2





Livescore

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top